Kamis, 16 Agustus 2012



Waw. . . luar biasa sekali hari ku pada hari ini. Kembali bertemu dengan emen seperjuangan dalam Rohis Teknik Sipil (Al-Ikhwah). Kenapa ? Karena hari ini kami para pengurus yang baru baru saja di latih tentang orientasi kepengurusan. Dari awal, kami berjalan menuju lapangan tembak yang biasa di gunakan para tentara untuk berlatih. Kami berjalan dari kampus Teknik Sipil kami tercinta di pagi hari yang begitu cerah. Kesegaran pagi begitu terasa. Banyak orang berlalu lalang untuk berjogging. Dan sempat iri ketika melihat megahnya kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis milik Undip yangh terleak di bagian belakang Undip. Gedung yang megah, modern minimalis, yang berbeda jauh dengan kampusku. Tapi jangan salah, kampusku adalah kampus tertua yang dimiliki  oleh Undip, karena sejak tahun-tahun pertama kampusku sudah berada di Tembalang. Dengan konstruksi yang tidak diragukan tentunya.
Oke, setelah beriri-iri ria melihat kampus FEB, kami melanjutkan perjalanan ke lapangan tembak dengan di hangatkan hangatnya sinar mentari yang setia menerangi jalan kami pada pagi itu. Kami tiba di lapangan tembak sekitar pukul 09.00 WIB. Dengan kondisi yang cukup melelahkan karena medannya lumayan jauh. Kenapa jauh padahal sebenarnya ga jauh? Karena kami memutar jalan sebanyak dua kali. Ya dua kali. Yang pertama harusnya melalui depan FEB, dan ternyata pi ntu gerbang masih ditutup. Kemudian kami mencoba melewati Rumah sakit milik Undip yang sedang di bangun ternyata juga ditutup. Akhirnya terpaksa kami melewati jalan kampung-kampung yang dekat dengan Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan.
Kami diistirahatkan sekitar 10 menit untuk mengatur napas dari perjalanan yang lumayan jauh tadi. Setelah itu kami di arahkan menuju pos 1, yaitu pos dengan tema Team Work. Kami diajarkan betapa hebatnya sebenarnya umat Islam di bawah kepemimpinan Rasul Nabi Muhammad dan sahabat – sahabatnya. Betapa kita harus saling melengkapi di dalam suatu team, bahwa posisi pali sederhana pun memiliki peran penting. Intinya di pos ini kami diajarkan tentang menghargai dan menjalankan amanat dengan senang hati dan penuh tanggung jawab. Tak ada sedikitpun bagian yang tidak berguna dalam sebuah team. Misal, seksi perlengkapan, banyak orang yang menganggap sebelah mata tentang seksi perlengkapan, tapi justru seksi perlengkapan itu sangatlah vital dalam sebuah acara. Kenapa? Kalo seksi perlengkapan mampu berjalan dengan baik sesuai dengan instruksi dari pimpinan, maka acara tersebut dapat berjalan dengan sangat meriah dan sempurna. Sedangkan apabila seorang saja dalam seksi perlengkapan dalam bekerja ogah-ogahan, maka saya jamin pekerjaan acara itu tidak akan berjalan mulus. Apa lagi? Seksi kebersihan? Itu juga vital, kalau saja seksi kebersihan tidak menjalankan amanatnya dengan baik, ya maka kerjanyapun akan berantakan yang akan mengakibatkan lingkungan di sekitar areal acarqa akan kotor dan tidak rapi.
Ciptaan organisasi atau team yang paling sempurna adalah alam semesta ini. Alam semesta yang diciptakan oleh Allah SWT. Tak ada satupun di alam semesta yang bekerja sendiri, semaunya sendiri. Contohnya rotasi planet-planet pada tata surya kita. Kalau ada satu saja planet yang bergeser sedikit saja dari jalur rotasinya, maka sudah di pastikan planet-planet akan bertabrakan. Begitu pula dalam sebuah team. Apabila dalam sebuah team itu ada satu saja yang tidak benar dalam bekerja, maka team itu akan berantakan. So, hargai semua amanah yang di berikan untuk kita dalam sebuah team.
Oke, itu tadi adalah sedikit pelajaran yang bisa kita petik dari pos 1. Nah kita beralih ke pos 2. Di pos dua ini aku sangat senang. Kenapa? Aku senang karena aku merasa begitu nyaman, berada di bawah bohon yang rindang di antara rumput-rumput dan daun-daun yang menari bersama angin. Seuasana yang begitu nyaman. Di pos dua ini kami di ajarkan tentang mencintai dan menghargai sesama. Mempererat tali persaudaraan yang ada. Saling menolong dalam susah dan saling berbagi dalam senang.
Pos ketiga kami di ajarkan bagaimana seharusnya seorang pemimpin itu bertindak. Pemimpin yang baik itu adalah pemimpin yang jujur, respek, mau mendengarkan keluh kesah anak buahnya,mampu mengerti kondisi yang di perlukan oleh teamnya, respek, bekerja berdasarkan hati, dan yang terpenting adalah berani mengorbankan dirinya untuk anak buahnya, melayani dengan tulus hati untuk memberikan jalan yang terbaik bagi teamnya. Sosok ini belum pernah aku temui. Dan hanya satu yang mampu di jadikan panutan. Siapakah dia? Ya Nabi Besar dan yang terakhir di turunkan oleh Allah SWT yaitu Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah sosok pemimpin yang complete. Dia mampu menjadi pemimpin dalam keluarganya, mampu menjadi nabi untuk umat-umatnya, mampu menjadi pemimpin dalam peperangan melawan kaum kafir, bahkan beliau pun mampu menjadi kepala negara yang paling bijak. Hampir tidak memiliki celah, karena yang paling sempurna hanyalah Allah. Beliau sangat sabar menghadapi kaum kafir. Setiap hari dirinya terancam dibunuh, di caci maki, dihina. Tetapi dia berpegang teguh pada Allah yang selalu melindunginya. Percayalah tiada yang mampu melindungimu dari apapun tanpa seijin Allah, dan selalu ingatlah Allah, agar kamu selalu dalam naungan dan perlindungan-Nya. Dan semoga kita selalu dalam perlindungannya. Amin amin ya Robbal’alamin.
Oke cukup ini saja yang mampu aku sampaikan tentang pengalaman luar biasa yang terjadi hari ini, begitub banyak ilmu yang aku dapet hari ini. Dan semoga semua itu bermanfaat bagiku dan bagi orang-orang di sekitarku. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar